
8 Mei 2022 · Jantung
Hipertensi
Tekanan darah yang terus tinggi sehingga jantung bekerja lebih keras, sering kali tanpa gejala yang terasa.
Gejala
Tanda yang dapat dilihat atau diukur.
- Sering tanpa gejala (disebut silent killer)
- Tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih pada pengukuran berulang
- Sakit kepala, terutama di tengkuk dan pagi hari
- Pusing atau telinga berdenging
Keluhan yang sering dirasakan
Hal yang biasanya disampaikan penderita saat berobat.
- Tengkuk terasa berat
- Jantung berdebar
- Mudah lelah
- Penglihatan kabur pada tekanan yang sangat tinggi
Penanganan
Langkah pemeriksaan dan pengobatan yang umum dilakukan.
- Ukur tekanan darah rutin, di klinik maupun di rumah
- Kurangi garam, makanan olahan, dan lemak jenuh; perbanyak sayur dan buah
- Olahraga teratur, jaga berat badan, berhenti merokok, batasi alkohol
- Obat antihipertensi sesuai resep dan diminum teratur
Informasi penting
Hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan gangguan penglihatan. Faktor risikonya antara lain usia, keturunan, kegemukan, kurang gerak, dan konsumsi garam berlebih.
Obat tidak boleh dihentikan sendiri meski tekanan darah sudah normal, karena kondisi ini umumnya perlu dikendalikan jangka panjang.
Kapan harus segera ke dokter
Segera cari pertolongan medis bila muncul tanda berikut.
- Tekanan darah 180/120 mmHg atau lebih
- Nyeri dada, sesak napas, atau sakit kepala hebat mendadak
- Wajah mencong, lemah satu sisi tubuh, atau bicara pelo
Informasi ini bersifat umum dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter.